Apr 15, 2021 18:51 Asia/Jakarta
  • Brigjen Hossein Dehghan
    Brigjen Hossein Dehghan

Mantan Menteri Pertahanan Iran memperingatkan manuver musuh terhadap Iran dan mengatakan, penambahan jarak tempuh rudal Iran disesuaikan dengan jenis ancaman.

Hossein Dehghan, Kamis (15/4/2021) dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Masirah Yaman mengatakan, "Segala bentuk manuver musuh akan dibalas tegas dan nyata pada tempat dan waktu yang tepat, sehingga musuh tidak akan mengulangi manuvernya. Iran untuk menghadapi berbagai macam bahaya atau agresi militer, berada dalam kesiapan penuh, dan pasukan negara ini mengamati dengan seksama seluruh pergerakan musuh."
 
Ia menambahkan, "Kekuatan rudal Iran adalah garis merah, dan tidak bisa dirundingkan. Masalah ini sudah selesai. Penambahan jarak tempuh rudal-rudal Iran terkait dengan ancaman, dan kami akan meningkatkan jarak tempuh rudal kami sesuai jenis ancaman yang dihadapi."
 
Dehghan menegaskan, Iran tak punya batasan dalam persenjataan kecuali senjata pemusnah massal, dan Tehran tidak pernah berusaha menguasainya.
 
"Tidak penting siapa yang mengaku bertanggungjawab atau membantah terlibat dalam teror Natanz, yang terpenting adalah serangan ini dilakukan dalam kerangka segitiga Ibrani-Arab-Amerika Serikat, dan AS tidak bisa mengelak," pungkasnya. (HS)

Tags