Jun 12, 2021 15:30 Asia/Jakarta
  • Deputi Menlu Iran Sayid Abbas Araqchi
    Deputi Menlu Iran Sayid Abbas Araqchi

Deputi Menteri Luar Negeri Iran urusan politik menjawab cuitan Utusan khusus Amerika Serikat untuk Iran. Menurutnya tidak perlu air mata buaya ketika AS terus melanjutkan upayanya memaksakan penderitaan dan musibah kepada 82 juta rakyat Iran.

Sayid Abbas Araqchi, Sabtu (12/6/2021) di akun Twitternya menjawab campur tangan Robert Malley dalam urusan internal Iran.
 
Araqchi menulis, “Trump sudah pergi, akan tetapi sanksi-sanksi melanggar hukum dan mematikan masih tetap ada. Tidak perlu air mata buaya ketika upaya AS untuk memaksakan penderitaan dan musibah kepada 82 juta rakyat Iran masih terus berlanjut.”
 
Ia menambahkan, “Terorisme ekonomi di tengah pandemi Corona adalah kejahatan kemanusiaan.”
 
Sebelumnya Robert Malley dalam cuitannya di Twitter menekankan pentingnya menghormati "hak asasi manusia" di Iran. (HS)

Tags