Jun 13, 2021 21:19 Asia/Jakarta
  • Debat Pipres ke-13 Iran
    Debat Pipres ke-13 Iran

Debat ketiga dan terakhir calon presiden ke-13 Republik Islam Iran berakhir pada Sabtu malam.

Debat ketiga dan terakhir para kandidat presiden ke-13 Iran dengan topik "tuntutan rakyat" digelar lembaga Penyiaran Republik Islam Iran. Dalam debat ini, berbagai masalah ekonomi, sosial serta kebijakan luar negeri dibahas, dan diperdebatkan. Berbagai pertanyaan juga dirancang sedemikian rupa sehingga bisa mengungkap gagasan yang ditawarkan para kandidat, dan mengujinya.

Penekanan pada penggunaan kapasitas ekonomi dan menyajikan rencana dan program untuk memecahkan masalah pemuda, perumahan, dan menghilangkan inflasi dan mengaktifkan pasar saham, serta melaksanakan program kesehatan terpadu dan hubungan luar negeri yang komprehensif, menjadi beberapa isu yang dibahas para kandidat.

Dari sudut pandang ini, debat menjadi momentum yang baik. Namun, tuntutan masyarakat menjadi isu utama yang dibahas dalam perdebatan bagian akhir. Secara khusus, bagian penting dari debat terutama difokuskan pada kritik dan penolakan kandidat terhadap kinerja pemerintah. 

Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini sangat menyarankan para kandidat untuk menahan diri dari membuat janji yang mereka tidak yakin akan bisa memenuhinya, tidak menjadikan debat sebagai "Arena perebutan kekuasaan dan penghinaan" sebagaimana yang terjadi di Amerika Serikat dan sebagian negara Eropa. Rahbar menegaskan, "Di masa lalu, setiap kali metode destruktif, fitnah dan intimidasi terhadap rakyat digunakan dalam debat dan program kampanye pemilihan umum, maka negara ini dirugikan," .

Tentu saja, masalah lapangan kerja dan penyelesaian masalah ekonomi, penghilangan diskriminasi dan penumpasan korupsi menjadi salah satu tuntutan dasar rakyat yang tidak bisa diselesaikan dengan janji-janji muluk. Melihat ke belakang dan belajar dari kesalahan di masa lalu, serta percaya pada kemampuan domestik dengan menggunakan semua kapasitas dan kekuatan yang efektif dalam produksi dan pengembangannya serta memelihara persatuan nasional sebagai persyaratan untuk memecahkan masalah yang dihadapi selama ini.

 

 

 

Masalah ini, setidaknya memiliki dua aspek. Salah satu aspeknya, capaian masa sanksi yang sulit dan kondisi akibat meluasnya virus Corona tidak bisa dipandang sebelah mata. Aspek kedua, optimisme dan tidak boleh kecewa maupun putus asa dalam menghadapi masalah yang dihadapi, serta menngakui kelemahan selama ini, dan menemukan solusi praktisnya.

Tentu saja, program ekonomi yang diusulkan oleh para kandidat presiden ke-13 harus diuji dalam praktik. Tetapi secara umum, hal itu menjadi pertanda baik untuk memperhatikan masalah dasar masyarakat, terutama masalah pemuda, dan penggunaan sumber daya internal yang tepat demi memperkuat produksi dan menghilangkan hambatan yang dihadapi selama ini.

Isu ekonomi memiliki aspek yang paling menonjol. Tentu saja, debat beberapa menit tidak dapat menjawab semua pertanyaan dan kekhawatiran ekonomi rakyat, tetapi masih ada beberapa hari hingga batas waktu berakhir bagi para kandidat untuk mengungkapkan pandangan mereka dan memberikan jawaban yang jelas atas pertanyaan-pertanyaan yang mewakili tuntutan mayoritas rakyat Iran

Secara umum, tampaknya dalam kampanye pemilu presiden kali ini, semua kandidat percaya pada kekuatan internal dan kemampuan untuk melaksanakan program ekonomi dengan tetap mempertahankan otoritas negara dari dalam. Tetapi ada perbedaan pendapat dalam metode, prioritas, dan negosiasi  dengan pihak asing, terutama dalam masalah JCPOA.

Bagaimanapun, situasi Iran saat ini membutuhkan seorang pemimpin yang memiliki program, pengalaman, dan manajemen yang kuat. Rakyat juga telah menunjukkan bahwa mereka tidak putus asa untuk berpartisipasi dalam pilpres, termasuk dengan antusias mengenai perdebatan antarcapres yang ditayangkan media nasional Iran. Pada akhirnya, debat hanyalah sebuah kesempatan untuk bersaing demi menguji program dan strategi tiap capres, dan rakyatlah yang menentukan siapa yang paling layak untuk mereka pilih.(PH)

 

Tags