Jun 15, 2021 23:55 Asia/Jakarta
  • Vaksin COVID-19 Buatan Iran
    Vaksin COVID-19 Buatan Iran

Republik Islam Iran bergabung dengan klub dunia pembuat vaksin Corona.

Kianoush Jahanpour, juru bicara Organisasi Makanan dan Obat-obatan Iran (IFDA) Senin (15/6/2021) di akun Twitternya seraya merilis ijin penggunaan darurat vaksin COV-Iran Barekat dan bergabungnya Iran dengan klub global produsen vaksin Corona menambahkan, Iran, Inggris, India, Rusia, Cina dan Amerika Serikat anggota klub dunia produsen vaksin.

Meski ada propaganda luas dari perusahaan AS dan Inggris, vaksin Corona tengah dibuat di berbagai dunia. Di antaranya ada 8 proyek besar vaksin di Iran tengah berada di fase final produk strategis ini.

Badan Instruksi Imam Khomeini ra dan Institut Barekat, Institut Pasteur Iran, Institut Riset Vaksin dan Serum Razi, sejumlah universitas kedokteran, Departemen Pertahanan dan perusahaan serta institut berbasis pengetahuan termasuk pelaksana proyek ini di Iran.

Jahanpour, jubir IFDA Iran

Berdasarkan model piramida usia, Iran membutuhkan 112 juta dosis vaksin corona, kini dengan infrastruktur yang telah dibuat di dalam negeri, Iran akan mampu memproduksi 197 juta dosis vaksin per tahun. Dengan jumlah produksi ini, tidak hanya populasi negara yang divaksinasi, tetapi juga ada kapasitas ekspor, yang dapat menghasilkan pengembalian ekonomi karena kebutuhan vaksin yang kuat di dunia.

Hassan Jalili, direktur proyek vaksin Barekat Badan Instruksi Imam Khomeini ra mengatakan, “Tugas kami adalah memproduksi vaksin dan kami berusaha lini produksi vaksin mencapai titik tertinggi.”

Namun pertanyaannya adalah bagaimana hal ini bisa tercapai ?

Langkah pertama di bidang ini diambil ketika represi politik dan sanksi maksimum membebani Iran dari semua sisi. Sementara media asing senantiasa mempropagandakan bahwa Iran tidak memiliki kemampuan melindungi keselamatan warganya dan pastinya kerugian serta korban di Iran sejak awal pandemi Corona hingga kini sangat tinggi serta tidak dapat dikendalikan. Desas-desus ini tidak menunjukkan realita, tapi sebuah dikte untuk menebar rasa putus asa di tengah masyarakat.

Koran La Croix Prancis pekan lalu di laporannya menulis, “Di saat mayoritas negara dunia fokus pada list pemesanan vaksin Corona dari negara lain, bahkan terkadang mereka meragukan efektivitas vaksin yang telah dipesan, tapi Iran, Kuba dan Nigeria bertekad memproduksi vaksin Corona sendiri.”

Koran ini menambahkan, sementara banyak negara di dunia berada dalam daftar tunggu untuk menerima vaksin corona dari negara lain atau di bawah naungan program Covax yang disponsori PBB, Iran kini termasuk negara yang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memproduksi vaksin Covid-19.

Vadim Khomenko, seorang dosen di sebuah universitas Republik Tatarstan Rusia ketika menjelaskan urgensitas keberhasilan ilmiah ini mengatakan, “Produksi vaksin Corona di Iran mengindikasikan kemampuan besar negara ini di bidang sains dan teknologi farmasi. Produksi vaksin Corona di Iran akan meningatkan kredibilitas negara ini di bidang sains dan teknologi di dunia, dan mengingat kemajuan ilmiah Iran dan produksi ilmu pengetahuan, hal ini dapat diharapkan dari para ilmuwan Iran.”

Iran meski mendapat sanksi sepihak dan ilegal dari Amerika, tapi mampu meraih kemajuan di banyak senktor. Kemajuan teknologi nuklir damai, pembuatan sel puncah, kemajuan nanoteknologi dan teknologi maju industri merupakan fakta yang membuktikan bahwa sanksi tidak mampu menghentikan roda sains dan teknologi Iran.

Kini Republik Islam Iran melalui prestasi di produksi vaksin Corona, menempati posisi unggul lain dari kemajuan sains di dunia. (MF)

 

 

Tags