Sep 16, 2021 16:26 Asia/Jakarta
  • Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob.
    Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob.

Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob menilai penguncian (lockdown) tak lagi tepat mengatasi pandemi Covid-19 di negaranya. Ia berencana membuka belasan sektor ekonomi untuk memulihkan ekonomi Negeri Jiran.

Rencananya, pelonggaran dilakukan di tengah lonjakan infeksi Covid-19 di Malaysia. Pada 14 September lalu, kasus Covid-19 di negara itu tembus dua juta sejak awal pandemi.

"Pembukaan kembali 11 sektor ekonomi di negara bagian di bawah Fase 1 dari rencana Pemulihan Nasional (NRP) adalah hal tepat, karena tingkat vaksinasi yang tinggi di negara bagian," kata Ismail Sabri, dilansir dari The Star, Rabu, 15 September 2021.

Ia menambahkan, pemerintah telah mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan data dari penilaian risiko. Penilaian tersebut dilakukan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan dan Kosumen dalam Negeri.

Menurutnya, pelonggaran penguncian ini dilakukan karena khawatir akan dampak buruk dari kebijakan tersebut. Hal ini, kata Ismail Sabri, termasuk kesehatan mental warga Negeri Jiran.

Ismail Sabri menuturkan, pencabutan penguncian tak hanya akan mempercepat pemulihan ekonomi. Warga juga diberikan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. (RM)

Tags