Okt 06, 2021 14:20 Asia/Jakarta
  • Kementerian luar negeri Malaysia
    Kementerian luar negeri Malaysia

pemerintah Malaysia memanggil Duta Besar Cina di Kuala Lumpur, Ouyang Yujing, untuk menyampaikan protes setelah kapal Cina memasuki zona ekonomi eksklusif Malaysia di Laut Cina Selatan.

CNN hari Selasa (5/10/2021) melaporkan, Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah statemen menyatakan, "[Malaysia memanggil Ouyang] untuk menyampaikan posisi Malaysia dan protes terhadap kehadiran dan aktivitas kapal-kapal Cina, termasuk kapal survei, di zona ekonomi eksklusif Malaysia,".

Kemlu Malaysia menilai Cina melanggar hukum lokal dan internasional dengan penerobosan kapal di Sabah dan Sarawak.

Sebelumnya, perwakilan Malaysia di PBB pekan lalu juga menyampaikan protes serupa saat bertemu dengan delegasi Cina di sela sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ini merupakan protes resmi kedua Malaysia terhadap China pada tahun ini.

Pada Juni lalu, Kemlu Malaysia juga memanggil Ouyang untuk menyampaikan protes karena 16 jet tempur Cina melintas di kawasan sengketa Laut Cina Selatan.

Cina dan Malaysia terlibat dalam sengketa klaim wilayah di Laut Cina Selatan.

Malaysia menegaskan bahwa berdasarkan hukum laut internasional, UNCLOS, wilayah negaranya mencakup 200 mil dari pesisir terluar, termasuk di Laut Cina Selatan.

Namun, Beijing mengklaim wilayah itu masuk dalam kedaulatannya berdasarkan argumentasi historis mereka.(PH)

Tags