Okt 10, 2021 19:28 Asia/Jakarta
  • PM Malaysia
    PM Malaysia

Perdana Menteri Malaysia mengumumkan bahwa pemerintah bermaksud untuk menyelesaikan perselisihan 13 tahun dengan Singapura dengan meninjau kembali putusan Mahkamah Internasional (ICJ).

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yakoob dalam sebuah pernyataan hari Sabtu (10/10/2021) mengatakan bahwa anggota kabinet telah setuju untuk membentuk komisi khusus untuk membahas penyelesaian perselisihan yang telah berlangsung lama dengan Singapura. 

Menurut laporan itu, tim yang dipimpin oleh Tan Sri Afandi Ali, Jaksa Agung Pemerintah Najib Razak, yang dibentuk pada 2017 untuk meninjau keputusan Mahkamah Internasional dalam kasus Pulau Batu Puteh.

Sengketa Pedra Branca yang juga disebut Pulau Batu Puteh adalah sebuah sengketa wilayah antara Singapura dan Malaysia mengenai beberapa pulau kecil di bagian selatan Selat Singapura meliputi Pulau Batu Puteh (Pedra Branca), Batuan Tengah (Middle Rocks), dan Pinggiran Selatan (South Ledge).

Sengketa ini dimulai pada tahun 1979 dan diselesaikan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) pada tahun 2008, yang memutuskan bahwa Singapura berdaulat atas Batu Puteh dan Malaysia berdaulat atas Batuan Tengah.

Mengenai Pinggiran Selatan, ICJ mengumumkan bahwa pulau itu milik perairan masing-masing negara masing-masing, dan sejak itu perselisihan tentang demarkasi perbatasan antara kedua negara meningkat.(PH)

 

Tags