Nov 27, 2021 14:04 Asia/Jakarta
  • Menlu Malaysia dan Iran
    Menlu Malaysia dan Iran

Menteri Luar Negeri Iran dan Malaysia dalam kontak teleponnya membicarakan hubungan bilateral, regional, internasional dan Dunia Islam.

Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian, dan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah, Jumat (26/11/2021) melakukan pembicaraan telepon. Dalam kesempatan itu Menlu Iran menyampaikan selamat atas terpilihnya Malaysia sebagai anggota Majelis Hak Asasi Manusia PBB, periode 2022-2024.

Abdollahian berharap kehadiran Malaysia di Majelis Hak Asasi Manusia, MHAM dapat membantu menyebarluaskan penegakan HAM, dan dilakukannya tindakan terhadap standar ganda dalam penerapan HAM.

Menlu Iran juga menjelaskan bahwa prioritas kebijakan luar negeri pemerintah baru Iran adalah meningkatkan hubungan dengan negara-negara Asia.

"Iran memiliki kesiapan untuk memperluas hubungan dengan Malaysia di berbagai bidang termasuk pariwisata, pertanian, teknologi, energi, ilmu pengetahuan, dan universitas," imbuhnya.

Di sisi lain, Menlu Malaysia mengatakan, dalam rangka meningkatkan kemajuan dan pembangunan yang lebih besar, terbuka peluang yang baik untuk mempererat hubungan dua negara di berbagai bidang khususnya pertanian, pariwisata, teknologi, dan kerja sama sains serta universitas.

Saifuddin Abdullah mengaku memahami kondisi sulit yang dirasakan Iran akibat sanksi menindas Amerika Serikat, dan ia menganggap penguasaan teknologi nuklir sebagai hak Iran, dan berharap perundingan minggu depan dapat membuahkan hasil.

Sebagaimana diketahui perundingan Iran dan Kelompok 4+1 terkait pencabutan sanksi AS akan digelar di Wina, Austria pada 29 November 2021. (HS)

Tags