Apr 19, 2022 20:50 Asia/Jakarta
  • mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad
    mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, mengatakan bahwa negaranya tertinggal dari Indonesia dalam pembangunan.

"Saya siap menerima bahwa, di bidang pembangunan, Malaysia tertinggal dengan Indonesia dan Vietnam akhir-akhir ini. Tentu saja kita terus berada di belakang Singapura," ujar Mahathir dalam cuitan Twitter-nya, Senin (18/4).
Mahathir juga mengaku syok karena mengetahui pembangunan di Malaysia tertinggal dari beberapa negara Afrika.
 
Lantas, apa masalah yang menggelayuti Malaysia sehingga Mahathir berkicau tentang persoalan negaranya?
Profesor Kajian Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi, menilai pembangunan Malaysia terhambat karena masalah stabilitas politik akibat kasus korupsi.
 
"Beberapa tahun terakhir Malaysia mengalami masalah stabilitas politik karena kasus korupsi. Pembangunan infrastruktur tidak segencar seperti di Indonesia," ujar Yon saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (19/4).
 
Malaysia berada di peringkat 62 dari 180 negara dalam penilaian negara-negara bersih dari kasus korupsi pada 2021, dikutip dari Transparency.
Tak hanya itu, skor kebersihan Malaysia dari korupsi pada 2021 adalah 48. Ini mengindikasikan kasus korupsi di Malaysia masih buruk, mengingat skor penilaian yang digunakan adalah 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih). (cnnindonesia.com)

Tags