May 31, 2020 12:39 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi pemukiman ilegal Zionis di Tepi Barat, Palestina.
    Ilustrasi pemukiman ilegal Zionis di Tepi Barat, Palestina.

Pemerintah Malaysia mengecam rencana rezim Zionis Israel untuk mencaplok beberapa bagian dari Tepi Barat, Palestina.

Seperti dikutip kantor berita ISNA, Ahad (31/5/2020) Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam sebuah statemen menyatakan rencana Israel merupakan sebuah tindakan sepihak dan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, Konvensi Keempat Jenewa, serta resolusi Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan.

"Keputusan rezim Zionis tentu saja melanggar parameter internasional untuk menciptakan sebuah solusi permanen dan adil untuk konflik di Palestina serta menghapus setiap peluang untuk mencapai perdamaian," tambahnya.

Malaysia menegaskan kembali dukungannya kepada bangsa Palestina dan mengecam kejahatan rezim Zionis terhadap orang-orang Palestina. Pemerintah Malaysia meminta masyarakat internasional khususnya Dewan Keamanan untuk mengambil sikap tegas dan segera guna menolak rencana aneksasi Tepi Barat.

Israel berniat melaksanakan rencana aneksasi Tepi Barat mulai 1 Juli 2020. Keputusan ini ditentang oleh masyarakat internasional dan memicu peringatan dari faksi-faksi Palestina. (RM)

Tags

Komentar