Jul 05, 2021 18:50 Asia/Jakarta
  • Pasukan Amerika Serikat di Irak.
    Pasukan Amerika Serikat di Irak.

Wacana pengusiran pasukan Amerika Serikat kembali diangkat oleh Parlemen Irak, dan faksi-faksi politik juga menuntut pemerintah untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Dikutip dari media al-Araby al-Jadeed, Senin 5 Juli 2021, partai-partai politik di Parlemen Irak terutama Aliansi Fatah dan Koalisi Negara Hukum, kembali mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri kehadiran pasukan AS di Irak.

Hal ini dilakukan menjelang dimulainya putaran keempat dialog strategis antara Baghdad-Washington dan munculnya ancaman dari kelompok-kelompok milisi Irak, yang bakal menyerang pasukan AS.

Kelompok-kelompok Irak menuduh Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, menyembunyikan isi kesepakatan dengan Washington dan berusaha mempertahankan pasukan AS di Irak di bawah perjanjian rahasia.

Menurut mereka, pemerintah Baghdad tidak ingin mengusir pasukan AS dari Irak.

Para politisi di Parlemen Irak mencoba membuka kembali kasus itu dan ingin memeriksa mengapa resolusi parlemen tentang pengusiran pasukan AS tidak terlaksana.

Putaran baru dialog strategis antara Irak dan AS kemungkinan besar akan dilaksanakan di Washington pada Agustus mendatang.

Mayoritas warga dan kelompok-kelompok Irak menuntut pengusiran pasukan Amerika dari negara mereka. Parlemen juga mendukung tuntutan itu dengan meloloskan sebuah resolusi pada Januari 2020.

Kelompok-kelompok Irak sebelum ini mengumumkan bahwa waktu yang diberikan kepada pemerintah untuk mengusir pasukan AS telah berakhir. (RM)

Tags