Jul 11, 2021 07:59 Asia/Jakarta

Militer dan Komite Rakyat Yaman di provinsi al-Bayda mencapai kemenangan signifikan melawan al-Qaeda dan koalisi agresor Saudi.

Dalam beberapa hari terakhir, provinsi al-Bayda di Yaman tengah telah menjadi fokus utama perang. Teroris al-Qaeda memiliki kehadiran besar di provinsi al-Bayda.

Kota al-Zahir jatuh ke tangan Militer dan Komite Rakyat Yaman

Militer dan Komite Rakyat Yaman berusaha untuk membersihkan provinsi al-Bayda dari teroris al-Qaeda, yang menyebabkan pertempuran sengit. Namun sejauh ini, Militer dan Komite Rakyat Yaman telah mencapai kemenangan yang signifikan dan berhasil memaksa mundur para teroris.

Abdul Wahhab al-Hamiqani, salah satu pemimpin al-Qaeda dalam sebuah tweet mengakui telah kalah dari Militer dan Komite Rakyat Yaman. Ia menulis, "Pasukan Sanaa telah mengambil kendali penuh dari front al-Zahir. Orang-orang kami terpaksa mundur ke posisi mereka sebelumnya."

Kemenangan di al-Bayda sangat penting.

Pertempuran al-Bayda dengan jelas menunjukkan hubungan antara teroris al-Qaeda dan koalisi Saudi. Karena koalisi Saudi mendukung pasukan al-Qaeda dalam konflik. Sekalipun demikian, pasukan Sanaa berhasil mengalahkan teroris al-Qaeda.

Abdullah Salam al-Hakimi, seorang politisi Yaman yang berbasis di Inggris, mentweet bahwa memerangi teroris bersama koalisi Saudi di Yaman bukanlah masalah baru.

Ia menulis, "Kehadiran kelompok-kelompok teroris seperti al-Qaeda, Ansar al-Sharia, Salafi dan Daesh (ISIS) serta kelompok teroris lainnya yang berada di bawah bendera koalisi Saudi dan penjajah Saudi-UEA yang didukung AS bukanlah masalah baru di Yaman. Karena mereka telah berjuang bersama koalisi Saudi sejak hari pertama perang dan didukung oleh koalisi secara finansial dan militer."

Abdullah Salam al-Hakimi, seorang politisi Yaman yang berbasis di Inggris, mentweet bahwa memerangi teroris bersama koalisi Saudi di Yaman bukanlah masalah baru.

Masalah lainnya adalah bahwa tujuan utama Militer dan Komite Rakyat Yaman adalah untuk mencapai Marib, dan pembersihan al-Bayda akan membuka jalan bagi kemenangan di Marib, karena al-Bayda berdekatan dengan Marib. Dengan membersihkan al-Bayda, dapat diharapkan bahwa Marib benar-benar bebas dari kehadiran penjajah dan teroris.

Isu ketiga terkait dengan letak geografis provinsi al-Bayda.

Provinsi al-Bayda hampir dikepung oleh delapan provinsi Yaman, termasuk Sanaa, Dhamar, Marib, Ibb, Lahij, Abyan, Shabwah, dan ad-Dali. Semua ini memungkinkan al-Qaeda untuk dengan mudah mengakses delapan provinsi tetangga melalui provinsi ini dan menggunakannya sebagai tempat yang aman ketika berada di bawah tekanan dari tentara.

Koalisi Saudi dan organisasi teroris al-Qaeda juga menyadari posisi strategis provinsi al-Bayda sebagai basis untuk digunakan dalam operasi melawan provinsi selatan dan utara Yaman. Oleh karena itu, teroris al-Qaeda menggunakan provinsi al-Bayda sebagai markas resmi elemennya untuk menyembunyikan atau memfasilitasi pelarian mereka ke provinsi tetangga. Provinsi al-Bayda juga digunakan untuk membangun pangkalan militer perbatasan untuk mengambil tindakan terhadap provinsi tetangga.

Dalam hal ini, koalisi Saudi jelas mendukung tujuan teroris al-Qaeda. Dengan demikian, keberhasilan lapangan Militer dan Komite Rakyat Yaman di provinsi al-Bayda mengurangi tekanan pada Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman di Marib dan bahkan Sanaa.

Serangan roket Militer Yaman ke posisi koalisi Saudi di al-Bayda

Masalah lainnya adalah bahwa kemenangan di al-Bayda akan memiliki efek psikologis positif bagi Militer dan Komite Rakyat Yaman, serta efek psikologis negatif bagi al-Qaeda dan koalisi Saudi. Ini menjadi alasan lain mengapa kemenangan di al-Bayda sangat penting.

Tags