Jul 24, 2021 17:04 Asia/Jakarta
  • Qais Al Khazali
    Qais Al Khazali

Sekretaris Jenderal Gerakan Asaib Ahl Al Haq menanggapi statemen Menteri Luar Negeri Irak terkait pentingnya melanjutkan pelatihan dan upaya mempersenjatai aparat keamanan Irak oleh Amerika Serikat. Menurutnya, kehadiran AS di Irak menguntungkan rezim Zionis Israel.

Dalam putaran keempat perundingan Irak dan AS, Menlu Irak mengatakan, aparat keamanan negara ini masih memerlukan pelatihan, pasokan amunisi dan persenjataan oleh pasukan AS.
 
Qais Al Khazali seperti dikutip situs Mawazin News, Jumat (23/7/2021) di akun Twitternya menulis, “Pernyataan Menlu Irak bahwa aparat keamanan negara ini masih membutuhkan bantuan pasukan AS, sungguh sangat disesalkan, kami dan semua warga Irak yang bangga dengan institusi militer serta keamanan negaranya, menentang statemen ini.”
 
Al Khazali menambahkan, pernyataan Menlu Irak Fuad Hussein tidak menunjukkan realitas tentang kemampuan pasukan Irak di tubuh militer, polisi federal, Hashd Al Shaabi, dan badan anti-teror, juga tidak menggambarkan pengalaman berharga yang diperoleh pasukan Irak setelah mengalahkan Daesh.
 
“Pernyataan semacam ini tidak bisa dipahami kecuali kita katakan bahwa statemen tersebut disampaikan dalam kerangka propaganda untuk membenarkan berlanjutnya kehadiran pasukan AS di Irak,” pungkasnya. (HS)

Tags