Jul 25, 2021 14:01 Asia/Jakarta
  • pasukan AS di Suriah
    pasukan AS di Suriah

Baru-baru ini Amerika Serikat mengirim beberapa personel keamanan, dan mata-mata ke suku-suku nomaden di timur Suriah untuk merekrut mereka, namun masyarakat suku Suriah malah mengusirnya.

Surat kabar Rai Al Youm, Sabtu (24/7/2021) melaporkan, merespon meningkatnya aktivitas kelompok perlawanan Suriah terhadap pasukannya di timur negara itu, AS mengaku khawatir dengan keselamatan mereka.

Washington berkesimpulan jika terjun dalam perang terbuka dengan kelompok perlawanan Suriah, maka kemungkinan akan menerima kekalahan, oleh karena itu mereka mengirim utusan ke suku-suku nomaden di timur Suriah.

Menurut Rai Al Youm, personel militer AS bersama sejumlah pakar dari dinas intelijen, CIA, ditambah beberapa penerjemah bahasa Arab, dikirim ke sejumlah desa dan distrik di Provinsi Al Hasakah, timur laut Suriah.

Utusan AS bertemu dengan beberapa ketua suku nomaden Suriah, dan menawarkan gaji bulanan tinggi kepada mereka jika mau menerima pembagian wilayah Suriah.

Namun para ketua suku nomaden Suriah itu menolak tawaran utusan AS, dan mengusirnya. Mereka menegaskan tetap setia kepada negara Suriah, dan akan terus berjuang melawan pasukan penjajah serta bayarannya, bersama pemerintah Damaskus. (HS)

Tags