Jul 29, 2021 18:19 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Muqawama Palestina memperingatkan Israel jika hingga akhir pekan ini tidak memberi tuntutan yang ada, maka babak baru tensi di perbatasan Gaza dan Israel akan dimulai.

Koran al-Akhbar Kamis (29/7/2021) di laporannya menulis, ketika untuk hari keempat berturut-turut pengiriman balon api ke Palestina pendudukan terus berlanjut, dan Israel hanya sekali membalasnya, Tel Aviv terus melanjutkan represi mediasi Mesir dan membahas usulan terbaru Mesir untuk melaksanakan babak pertama kesepakatan pertukaran tawanan.

Sebelumnya Mesir meminta waktu kepada faksi muqawama Palestina hingga Hari Raya Idul Adha bagi Israel dan berjanji akan merealisasikan tuntutan mereka hingga hari raya kurban.

Image Caption

Menurut sumber ini, Hamas baru-baru ini kepada Mesir menyatakan, mengingat aksi Israel, upaya rezim ini memaksakan konstelasi baru terhadap Jalur Gaza dan upaya mengaitkan dua proyek ekonomi dan kemanusiaan ke berkas pertukaran tawanan, maka kondisi sedikit demi sedikit bergerak ke arah tensi baru dan pada akhirnya akan meletus konfrontasi.

Sumber terpercaya kepada al-Akhbar mengatakan, faksi Palestina memberi tenggat waktu kepada Israel hingga akhir pekan ini untuk mengijinkan masuknya bantuan finansial Qatar ke gaza, pembukaan kembali jalur penyeberangan dan masuknya material bangunan untuk rekonstruksi. Jika hal ini tidak dilakukan, maka tensi di sepanjang perbatasan Gaza dan Palestina pendudukan akan meningkat.

Berdasarkan sumber ini, Israel mengatakan bahwa bantuan finansial Qatar harus masuk ke Gaza melalui program pangan dunia dan orang miskin di Gaza diberi kartu belanja, namun Hamas menolak usulan tersebut dan bersikeras bahwa bantuan finansial ini harus diberikan kepada keluarga miskin secara tunai, sehingga mereka mampu menyediakan kebutuhannya selain makanan.

Al-Akhbar terkait usulan terbaru Mesir menulis, Kairo mengusulkan di tahap pertama Avera Mengistu dan Hisham al-Sayed dibebaskan dan informasi mengenai dua tentara Israel, Hadar Goldin dan Oron Shaul diberikan dengan imbalan Israel akan membebaskan ratusan tawanan Palestina termasuk perempuan dan anak-anak. Hamas menanti jawaban Tel Aviv untuk memberikan pandangannya kepada Kairo.

Namun sumber intelijen Mesir kepada Koran al-Ahram mengatakan, Israel mengharapkan terjadinya kesepatakan baru di bidang gencatan senjata dengan Hamas sebelum penyelesaian pertukaran tawanan. (MF)

 

Tags