Aug 04, 2021 18:15 Asia/Jakarta
  • Mossad
    Mossad

Media Lebanon menyebut aksi teror penembakan baru-baru ini di acara pemakaman seorang anggota Hizbullah diperintahkan oleh Amerika Serikat dan Arab Saudi dalam koordinasi penuh dengan Mossad.

Situs Lebanon Al-Nusra dalam sebuah laporan pada hari Rabu (4/8/2021) menulis, "Menurut informasi media yang bocor, peristiwa di Khalde dilakukan di bawah naungan operasi AS-Saudi dan berkoordinasi dengan agen mata-mata Israel, Mossad,".

Situs media Lebanon ini menyinggung kedatangan kapal Zionis di lepas pantai Al-Jahya dan pendaratan sejumlah komando rezim tahun lalu. 

Pasukan keamanan Lebanon telah berulang kali mengidentifikasi sejumlah jaringan yang terkait dengan Mossad di Lebanon.

Analis politik surat kabar Al-Akhbar, Hassan Al-Aliq menyebut Riyadh dan Washington berada di balik insiden Khalde.

Sumber-sumber politik Libanon juga mengumumkan hari ini bahwa peristiwa baru-baru ini di wilayah Khalde dirancang untuk memancing Hizbullah dan para pendukungnya ke dalam konflik militer demi menyulut perang saudara di Lebanon.

"Hizbullah tidak akan bisa ditarik ke dalam perang saudara, dan gerakan itu tahu apa yang harus dilakukan," kata Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah.

Beberapa pria bersenjata menembaki peserta acara proses pemakaman anggota Hizbullah Lebanon, Ali Shebli di daerah Khalde, pada Sabtu malam yang menewaskan empat orang dan melukai 10 lainnya.(PH)

Tags