Aug 22, 2021 19:13 Asia/Jakarta
  • Aksi protes warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza.
    Aksi protes warga Palestina di perbatasan Jalur Gaza.

Anggota Biro Politik Jihad Islam Palestina mengatakan Israel telah melakukan berbagai kejahatan terhadap rakyat Palestina, dan memperingatkan bahwa kubu perlawanan sebagai wakil rakyat, tidak akan tinggal diam.

Walid al-Qatati, seperti dikutip Palestine al-Yawm, Minggu (22/8/2021), menuturkan perlawanan Palestina telah mengirim pesan kepada musuh Zionis bahwa biaya blokade Gaza tidak akan dibayar sendirian oleh rakyat Palestina.

"Rezim penjajah bersikeras pada kebijakan bermusuhan terhadap rakyat Palestina, dan kubu perlawanan juga bersikeras bahwa Zionis harus membayar harga atas blokade. Situasi ini tidak akan berlangsung lama," tambahnya.

Al-Qatati mengatakan Israel masih mengepung Gaza dan menduduki Palestina, melakukan segala macam pembunuhan, merampas tanah, dan menerapkan kebijakan rasis, seperti menembak demonstran Palestina di perbatasan Gaza.

"Rakyat Palestina hanya punya satu masalah yaitu hak untuk kembali dan kemerdekaan. Ini adalah hak rakyat Palestina untuk hidup normal. Gaza sudah dikepung selama bertahun-tahun, padahal rakyatnya punya hak untuk hidup bebas," jelasnya.

Anggota Gerakan Jihad Islam ini menegaskan bahwa perlawanan Palestina tidak akan tinggal diam dan akan merebut kembali hak-hak rakyat Palestina.

Tentara rezim Zionis pada hari Sabtu menembak demonstran Palestina di timur al-Sujaiyah, Gaza. Sebanyak 41 warga Palestina termasuk 22 anak-anak terluka dalam insiden itu. (RM)

Tags