Aug 31, 2021 08:56 Asia/Jakarta

Pemimpin Otorita Ramallah Mahmoud Abbas bertemu dengan Menteri Perang Zionis Israel Benny Gantz pada Minggu malam, 29 Agustus 2021.

Pertemuan antara pejabat Otorita Ramallah Palestina dan pejabat Zionis Israel sudah berlangsung lama, dan telah terjadi berkali-kali sebelumnya.

Bahkan, Otorita Ramallah telah beberapa kali mengadakan pertemuan seperti pembicaraan damai Israel-Palestina serta pembicaraan keamanan dengan Israel.

Otorita Ramallah Palestina

Namun, pertemuan baru-baru ini antara Abbas dan Gantz terjadi pada saat para pejabat Palestina belum banyak bertemu dengan Israel dalam dekade terakhir, dan pembicaraan terhenti selama bertahun-tahun.

Abbas bertemu dengan Gantz saat kejahatan Israel terhadap Palestina, termasuk di Tepi Barat, al-Quds dan Jalur Gaza, meningkat tajam.

Israel memberlakukan perang 11 hari di Jalur Gaza dan terus menggunakan kekerasan terhadap Palestina setelah perang, dalam bentuk penyitaan lanjutan atas tanah dan perumahan.

Poin lain adalah bahwa Abbas bertemu dengan Gantz dalam situasi di mana orang-orang Tepi Barat bersama warga Gaza selama perang 11 hari. Dengan kata lain, orang-orang Tepi Barat juga mengambil pendekatan untuk melawan Israel.

Sementara itu, pemimpin Otorita Ramallah Palestina bertemu dengan Menteri Perang Israel pada saat Perdana Menteri Naftali Bennett baru-baru ini menyatakan bahwa dia tidak menerima strategi dua negara dan tidak akan mengizinkannya untuk diterapkan selama dia menjadi perdana menteri. 

Terlepas dari situasi tersebut, Mahmoud Abbas tetap berharap dapat mengamankan kepentingan Palestina melalui negosiasi dan dialog dengan rezim yang bahkan tidak menganggap negara ini layak menjadi negara di wilayahnya.

Pemimpin Otorita Ramallah Mahmoud Abbas bertemu dengan Menteri Perang Zionis Israel Benny Gantz pada Minggu malam, 29 Agustus 2021.

Kantor Menteri Perang Israel Benny Gantz mengumumkan bahwa kedua belah pihak membahas situasi keamanan dan ekonomi di Tepi Barat dan Gaza, dan setuju untuk melanjutkan kontak untuk mengejar masalah yang diangkat pada pertemuan tersebut.

Gantz juga menulis dalam pesan Twitter bahwa dia memberi tahu (Mahmoud) Abbas bahwa Zionis Israel sedang mencoba mengambil langkah-langkah untuk memperkuat ekonomi Otorita Ramallah Palestina!

Pernyataan Gantz menunjukkan bahwa rezim Zionis Israel sedang berusaha untuk mempertahankan Otorita Ramallah Palestina bersamanya dengan janji-janji seperti itu.

Kebijakan Zionis Israel ini jelas akan memperkuat perbedaan antara kelompok-kelompok Palestina dan mencegah terbentuknya pemerintahan persatuan nasional.

Tindakan Abbas jelas merupakan permainan di lapangan dan menguntungkan Israel.

Untuk alasan ini, Hamas dan Jihad Islam Palestina telah bereaksi. Abdul-Latif al-Qanu, Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), mengatakan bahwa pertemuan Abbas dengan Gantz adalah belati yang menusuk rakyat Palestina dari belakang dan pengkhianatan atas darah para syahid.

Abdul-Latif al-Qanu, Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas)

Al-Qanu menyatakan bahwa Abbas terus melanggar nilai-nilai kebangsaan dan berusaha memperbaiki citra musuh Zionis.

Juru bicara Jihad Islam Tariq Silmi juga mengatakan pertemuan itu berlangsung dalam situasi di mana darah anak-anak yang menjadi syahid atas perintah Gantz belum mengering.

Tags