Sep 02, 2021 16:17 Asia/Jakarta
  • Protes di perbatasan Gaza.
    Protes di perbatasan Gaza.

Gerakan Jihad Islam Palestina menyatakan bahwa opsi perlawanan dalam menghadapi musuh akan bisa mencegah rezim Zionis Israel melanjutkan kejahatan dan pembantaiannya terhadap rakyat Palestina.

Gerakan Jihad Islam Palestina dalam sebuah pernyataan menegaskan bahwa pertemuan dan kerjasama keamanan pejabat Otoritas Palestina dengan Israel tidak akan pernah membawa keamanan bagi rakyat Palestina, tetapi akan dijadikan oleh rezim Zionis untuk menutupi peningkatan kejahatannya terhadap rakyat Palestina dan pendudukan atas tanah Palestina serta pelanggaran atas kesuciannya.

Sementara itu, juru bicara Jihad Islam Palestina Tariq Salmi memuji perlawanan yang dilakukan oleh warga Palestian di Tepi Barat. Dia mengatakan, strategi perlawanan akan memaksa musuh (Zionis) mundur.

Salmi lebih lanjut menyerukan perluasan berbagai bentuk perlawanan terhadap rezim penjajah, Israel.

Sebelumnya, juru bicara Hamas Abdul Latif al-Qanoo mengatakan, ancaman yang dibuat oleh Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Israel Jenderal Aviv Kochavi   tentang kesiapan pasukannya untuk operasi militer di Jalur Gaza tidak akan pernah membuat takut rakyat Palestina dan bahwa Palestina akan terus berjuang dengan berbagai cara.

Kochavi  dalam pidatonya baru-baru ini mengatakan, jika tidak ada ketenangan di Gaza, tentara Israel tidak akan ragu untuk meluncurkan operasi militer baru di wilayah tersebut.

Selama beberapa malam, warga Gaza menggelar protes di perbatasan dengan wilayah yang diduduki Israel. Mereka juga mengirimkan balon-balon api ke pemukiman Zionis.

Unjuk rasa itu untuk memprotes Israel yang tidak memenuhi janjinya mengenai gencatan senjata dengan Gaza dan pencabutan blokade terhadap wilayah ini. (RA)

Tags