Sep 13, 2021 13:10 Asia/Jakarta
  • Presiden Irak, Barham Salih
    Presiden Irak, Barham Salih

Presiden Irak membantah adanya hubungan antara Baghdad dan rezim Zionis, dengan mengatakan bahwa masalah normalisasi hubungan dengan Israel tidak pernah diangkat menjadi agenda di negaranya.

Presiden Irak Barham Saleh hari Senin (13/9/2021) menekankan bahwa perdamaian di kawasan  tidak mungkin tercapai tanpa mewujudkan hak bangsa Palestina. 

"Irak senantiasa berkomitmen untuk membela perjuangan Palestina dan hak-hak rakyatnya," ujar Barham Salih.

Statemen ini muncul di tengah beredarnya rumor dukungan Baghdad terhadap normalisasi hubungan antara negera-negara Arab dengan rezim Zionis.

Pada Maret lalu, Juru Bicara Kantor Kepresidenan Irak menanggapi berita dari Jaringan Berita Sky Arab (milik UEA) hari Selasa (9/3/2021) dengan mengatakan, "Media dan laman daring [Sky Arab] telah menerbitkan pernyataan palsu yang dikaitkan dengan presiden [Irak] yang mengatakan bahwa Irak yang berkoordinasi dengan Palestina, siap untuk menandatangani perjanjian damai dengan Israel."

"Kami menekankan bahwa apa yang dipublikasikan di media ini sepenuhnya salah dan tuduhan ini dibuat-buat," juru bicara Presiden Irak.

Beberapa media yang berafiliasi dengan rezim Arab di kawasan dan Israel mengklaim Irak siap untuk melakukan normalisasi hubungan rezim Zionis menyusul langkah yang diambil UEA, Bahrain, Sudan dan Maroko.(PH)

Tags