Sep 23, 2021 20:15 Asia/Jakarta
  • Raja Abdullah II, Yordania
    Raja Abdullah II, Yordania

Raja Yordania dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-76 meminta masyarakat internasional untuk memikirkan kondisi sulit yang dihadapi rakyat Lebanon, dan Palestina, serta menyalurkan bantuan segera.

Raja Abdullah II, Rabu (22/9/2021) seperti dikutip Sputnik menegaskan, “Berdasarkan Mandat yang diberikan Liga Bangsa-Bangsa kepada Keluarga Kerajaan Hashemi di Yordania untuk mengurus kota Al Quds, maka sekarang kami sedang berusaha melindungi situs bersejarah dan legal di Al Quds, serta tempat-tempat suci Islam juga Kristen.” 
 
Ia menambahkan, masalah Palestina tidak punya jalan keluar selain solusi dua negara dan pembentukan negara merdeka Palestina di perbatasan tahun 1967.
 
“Lebih dari 5,7 juta warga Palestina hidup dalam kondisi yang serba sulit, oleh karena PBB harus segera memberikan bantuan,” ujarnya.
 
Terkait kondisi Lebanon, Abdullah II menuturkan, “Lebanon sedang menghadapi kondisi kemanusiaan, dan ekonomi sulit yang mempengaruhi kehidupan jutaan warga negara itu. Keluarga-keluarga di Lebanon tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Listrik di rumah-rumah terputus, dan perusahaan tidak bisa beroperasi.”
 
“Dalam kondisi sulit ini, rakyat Lebanon memerlukan bantuan penuh kita, sehingga bisa keluar dari krisis ini, maka dari itu masyarakat internasional harus memiliki program akurat untuk melibatkan seluruh pihak dalam membantu menyelesaikan krisis Lebanon,” pungkasnya. (HS) 

Tags