Sep 24, 2021 14:04 Asia/Jakarta
  • Moussa Abu Marzouk
    Moussa Abu Marzouk

Wakil Pemimpin Hamas Moussa Abu Marzouk mengatakan bahwa rezim Zionis telah memutuskan untuk membahas masalah pertukaran tahanan setelah beberapa kali penundaan.

Koran Al-Arabi Al-Jadid hari Jumat (24/9/2021) melaporkan, Moussa Abu Marzouk mengatakan bahwa perubahan mendasar telah terjadi dalam kasus pertukaran tahanan. 

"Jika rezim Zionis menerima tuntutan Hamas, maka pelaksanaan pertukaran tahanan akan siap dalam beberapa pekan," ujar Abu Marzouk.

"Rezim Zionis menunda pertukaran tahanan, dan terus bermanuver dari waktu ke waktu, dan  masalah tahanan harus dipisahkan dari rekonstruksi Jalur Gaza," tegasnya.

Pejabat Hamas mencatat bahwa rezim Zionis sebelumnya menuntut pembebasan tahanan Israel dengan imbalan semua masalah politik dan sosial. 

"Salah satu alasan pertukaran tahanan mereka adalah kunjungan delegasi keamanan Zionis ke Kairo," paparnya.

Rezim Zionis, bersikeras menghubungkan rekonstruksi Jalur Gaza dengan isu-isu lain, termasuk pertukaran tahanan.

Rezim Zionis telah menangkap 4.850 warga Palestina di 23 penjara, di antaranya 41  wanita dan 225 anak-anak.(PH)

Tags