Okt 04, 2021 18:43 Asia/Jakarta
  • Pasukan AS menguasai sumur minyak milik Suriah.
    Pasukan AS menguasai sumur minyak milik Suriah.

Badan Koordinasi Suriah dan Rusia menyatakan bahwa pemerintah Damaskus terus melakukan upaya untuk menciptakan kondisi yang tepat bagi pemulangan pengungsi.

“Kehadiran ilegal Amerika Serikat dan sekutunya di Suriah merupakan hambatan utama untuk mengembalikan kehidupan normal,” kata pernyataan Badan Koordinasi Suriah dan Rusia, seperti dilansir kantor berita Suriah (SANA), Senin (4/10/2021).

“Berkat upaya bersama, sejauh ini 2.306.584 warga Suriah telah kembali ke tempat tinggal mereka,” tambahnya.

Kedua badan tersebut meminta masyarakat internasional tidak mengabaikan kewajibannya dan memberikan dukungan yang sesuai kepada PBB ​​untuk mengembangkan proyek rekonstruksi di Suriah.

Pasukan AS dan anasir yang berafiliasi dengan mereka tidak melakukan operasi penumpasan teroris di timur dan timur laut Suriah. Mereka justru menculik warga sipil beberapa kali dan memindahkan mereka ke lokasi yang dirahasiakan.

AS menciptakan ketidakamanan dan menjarah sumber daya minyak milik Suriah dalam beberapa tahun terakhir, sebuah tindakan yang sebelumnya dilakukan oleh teroris Daesh.

Pemerintah Suriah berulang kali menekankan bahwa AS dan pasukan afiliasinya tidak punya tujuan lain selain menjarah minyak. Damaskus mendesak Washington untuk mengakhiri kehadiran ilegalnya di Suriah. (RM)

Tags