Okt 15, 2021 17:11 Asia/Jakarta
  • penembakan di Beirut, Lebanon
    penembakan di Beirut, Lebanon

Situs berita Lebanon mengkritik standar ganda orang-orang bayaran Amerika Serikat di Lebanon, dan mengatakan bahwa insiden penembakan di Beirut, adalah fitnah lain AS untuk memukul Hizbullah.

Al Ahed, Kamis (14/10/2021) melaporkan, para pendukung Hizbullah dan Partai Amal yang tengah berunjuk rasa memprotes kinerja Penyelidik ledakan Beirut, ditembaki sekelompok orang bersenjata.
 
Menurut situs ini, di Lebanon ada sebuah kelompok politik, dan media yang bergerak ke mana pun AS bergerak, orang-orang ini bisa disebut sebagai "budak-budak" AS.
 
Al Ahed menambahkan, "Mereka berada dalam kerangka kepentingan AS, dan bekerja untuk negara itu. Meski langkah mereka harus menyebabkan Lebanon hancur sekali pun. Orang-orang semacam ini menerapkan standar ganda, dan bagi mereka konstitusi sama sekali tidak penting."
 
"AS berhasil menyusup dan mempengaruhi lembaga-lembaga pemerintahan Lebanon termasuk lembaga kehakiman. Satu-satunya manfaat yang diperoleh AS dari langkah ini adalah memukul Hizbullah. Oleh karena itu AS menjalankan skenario fitnah baru di Lebanon," pungkasnya. (HS)

Tags