Okt 20, 2021 17:54 Asia/Jakarta
  • Kondisi bus militer Suriah setelah terkena bahan peledak.
    Kondisi bus militer Suriah setelah terkena bahan peledak.

Menteri Dalam Negeri Suriah, Mohammad al-Rahmoun mengatakan serangan teroris terhadap sebuah bus militer terjadi setelah negaranya menumpas teroris di sebagian besar wilayah Suriah.

"Mereka yang merencanakan serangan pengecut ini ingin membunuh sebanyak mungkin warga," ujarnya pada Rabu (20/10/2021) seperti dilansir kantor berita Suriah (SANA).

Al-Rahmoun menegaskan mereka yang berada di balik serangan itu akan dikejar. "Kami akan terus mengejar teroris yang melakukan kejahatan keji ini di mana pun mereka berada," tambahnya.

Sebanyak 14 orang tewas dan tiga lainnya terluka setelah sebuah bus militer meledak di daerah Jisr al-Rais, Damaskus pada Rabu pagi.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Ayman Sousan mengatakan dalam sambungan telepon dengan saluran televisi Al Ekhbariya, Damaskus akan terus memerangi terorisme di wilayahnya sampai tuntas.

"Serangan teroris yang menargetkan bus militer di Damaskus mencerminkan keputusasaan setelah konspirasi yang dilakukan terhadap Suriah gagal dan setelah teroris kalah," pungkasnya. (RM)

Tags