Okt 28, 2021 16:00 Asia/Jakarta
  • Syeikh Akram Al Kaabi, Gerakan Al Nujaba Irak
    Syeikh Akram Al Kaabi, Gerakan Al Nujaba Irak

Sekretaris Jenderal Gerakan Al Nujaba Irak berpidato di konferensi yang diselenggarakan World Christian Union, Rusia. Dalam pidatonya ia mengatakan bahwa darah para pejuang Nujaba bercampur dengan darah orang-orang Kristen dalam perang melawan terorisme di Suriah.

Syeikh Akram Kaabi, Kamis (28/10/2021) seperti dikutip akun media sosial Al Nujaba Irak, menghadiri dialog agama bertema "Agama dan Dunia, Dialog Agama-Agama dan Budaya Dunia Baru" di Rusia, secara virtual. 
 
Ia menuturkan, "Kami di front perlawanan Irak belajar dari orang-orang suci agung kami yaitu Rasulullah Saw dan Imam Ali tentang keutamaan akhlak, kedaulatan, keadilan, melawan penindasan, menyanyangi anak yatim, dan berperangai baik terhadap sesama, bahkan jika pemikiran kita tidak sejalan."
 
Sekjen Nujaba menjelaskan tentang proyek bersama Amerika Serikat, rezim Zionis Israel dan rezim-rezim boneka keduanya di kawasan untuk memecah belah Irak, lewat tangan terorisme Takfiri.
 
"Wilayah-wilayah yang pertama menjadi sasaran serangan teroris adalah pemukiman penduduk minoritas Kristen dan Yazidi Irak, tapi atas dasar kemanusiaan, tanpa memperhatikan perbedaan agama, kami berjuang membela mereka, dan darah kami bercampur dengan darah orang-orang Kristen serta warga minoritas agama lainnya di Irak dan Suriah," pungkasnya. (HS)

Tags