Okt 29, 2021 20:53 Asia/Jakarta
  • Presiden Lebanon Michel Aoun
    Presiden Lebanon Michel Aoun

Setelah permintaannya terhadap Prancis dan Italia untuk mendapatkan citra satelit terkait ledakan pelabuhan Beirut ditolak, Lebanon secara resmi meminta citra satelit ini dari Rusia.

Dikutip stasiun televisi Al Mayadeen, Jumat (29/10/2021), Presiden Lebanon mengumumkan, "Kami secara resmi meminta Rusia untuk membagikan citra satelit terkait ledakan Beirut kepada lembaga peradilan negara kami."
 
Permintaan ini disampaikan oleh Presiden Lebanon, Michel Aoun dalam pertemuan dengan Duta Besar Rusia untuk Lebanon, Alexander Rudakov di Beirut.
 
Aoun menuturkan, "Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa hari lalu juga di tengah-tengah statemennya mengatakan Moskow sedang mengkaji kemungkinan bantuan penyelidikan terkait ledakan Beirut, dan citra satelit, jika ada, akan diserahkan ke pemerintah Lebanon."
 
"Kami tidak bisa berbicara soal proses politik terkait lembaga peradilan Lebanon, kami juga tidak bisa dari satu sisi mendukung salah satu pihak, pasalnya hal ini akan membawa dampak negatif pada upaya kami mewujudkan rekonsiliasi di antara kelompok-kelompok Lebanon," pungkasnya. (HS) 

Tags