Nov 07, 2021 12:09 Asia/Jakarta
  • pasukan PKK
    pasukan PKK

Partai Buruh Kurdistan, PKK mengabarkan penggunaan senjata kimia oleh pasukan Turki di Wilayah Kurdistan, Irak.

Seorang sumber di pemerintahan Wilayah Kurdistan Irak yang meminta identitasnya dirahasiakan, kepada Asia News, Sabtu (6/11/2021) mengatakan, "Sebagian laporan itu benar. Selama beberapa bulan, pertempuran sengit terjadi antara pasukan Turki dan PKK di sekitar Erbil, dekat perbatasan Iran, Sulaymaniah. Para pejuang Kurdi memanfaatkan gua-gua di pegunungan sekitar Qandil sehingga senjata-senjata konvensional tidak bisa menjangkau mereka. Oleh karena itu, pasukan Turki menggunakan gas beracun untuk memaksa mereka keluar dari gua, dan sebagian besar dari pejuang Kurdi tewas termasuk keluarganya."
 
Saat ini PKK menuntut investigasi internasional, dan meminta organisasi independen dunia untuk meninjau wilayah Kurdistan, serta tunel-tunel yang digali di pegunungan untuk menemukan bukti.
 
PKK meminta masyarakat internasional untuk meninjau tunel-tunel, dan dampak senjata kimia yang masih tersisa sampai sekarang di atas bebatuan atau jasad para gerilyawan Kurdi yang tewas dalam serangan pasukan Turki.
 
PKK juga sudah menayangkan video serangan tersebut yang sebagiannya memperlihatkan jasad korban tewas, dan terluka, ditambah kesaksian warga lokal. (HS)

Tags