Nov 20, 2021 17:33 Asia/Jakarta
  • Kataib Sayyid Al Shuhada, Irak
    Kataib Sayyid Al Shuhada, Irak

Juru bicara kelompok perlawanan Irak, Kataib Sayyid Al Shuhada mengatakan, jika Amerika Serikat tidak keluar dari wilayah Irak pada waktu yang sudah ditentukan, maka perang di masa mendatang akan terbuka dan sengit.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Rudaw, Sabtu (20/11/2021) Kadhim Al Fartousi menjelaskan statemen Ketua Kataib Sayyid Al Shuhada yang mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda pasukan AS akan keluar dari Irak, dan ia hanya akan menunggu sampai batas waktu habis.
 
Setelah itu Ketua Kataib Sayyid Al Shuhada meminta seluruh kelompok perlawanan Irak untuk meningkatkan kesiagaan, dan bersiap terjun ke dalam perang menentukan melawan AS.
 
Di sisi lain media-media Irak mengabarkan, sekitar 3.500 tentara asing akan tetap bertahan di wilayah Irak, dan 2.500 di antaranya adalah pasukan AS.
 
Kadhim Al Fartousi menegaskan, "Kami hanya berusaha melawan kehadiran AS, dan pasukan asing lain di Irak, sehingga operasi-operasi militer nantinya dilakukan secara langsung, terbuka, dan sengit. Meski kelompok-kelompok perlawanan dalam operasi-operasinya melawan pasukan AS akan mematuhi prinsip-prinsip moral, namun perang mendatang akan terbuka, dan pada akhirnya tidak ada sesuatu pun yang keluar dari lingkaran pertempuran." (HS)

Tags