Nov 26, 2021 16:49 Asia/Jakarta
  • Hazem Qassem
    Hazem Qassem

Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyebut negara-negara yang melabeli Hizbullah Lebanon sebagai kelompok teroris terlibat dalam kejahatan yang dilakukan penjajah.

Al-Akhbar Lebanon melaporkan, Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (25/11/2021) mengatakan bahwa tindakan Australia melabeli Hizbullah Lebanon sebagai kelompok teroris untuk mendukung rezim Zionis demi menutupi serangan penjajah yang sedang berlangsung terhadap bangsa-bangsa Arab dan umat Islam.

"Stempel teroris yang disematkan terhadap pasukan perlawanan Palestina oleh beberapa negara mengancam keamanan dan perdamaian di kawasan," ujar jubir Hamas.

"Komitmen Hizbullah terhadap kewajiban kemanusiaan, agama, nasional dan moralnya, serta pembelaannya terhadap rakyat dan tanahnya melawan agresi Zionis adalah tindakan yang jelas sesuai dengan semua hukum internasional dan aturan kemanusiaan," tegasnya. 

Australia pada hari Rabu menempatkan sayap militer dan politik Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris.

Tindakan pemerintah Australia mengikuti lobi rezim Zionis.

Amerika Serikat dan rezim Zionis selama ini telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi popularitas Hizbullah di Lebanon selama bertahun-tahun, tapi tidak pernah berhasil mewujudkan tujuan tersebut.(PH)

Tags