Nov 29, 2021 16:19 Asia/Jakarta
  • Mantan PM Qatar, Hamad bin Jassim Al Thani
    Mantan PM Qatar, Hamad bin Jassim Al Thani

Mantan Perdana Menteri Qatar memprediksi perundingan Wina antara Iran dan Kelompok 4+1 akan membuahkan hasil. Kepada negara-negara Arab pesisir Teluk Persia ia mengatakan, "Kita harus berdialog dengan Iran, karena Tehran ingin menjadikan Teluk Persia sebagai Danau Perdamaian".

Hamad bin Jassim Al Thani, Minggu (28/11/2021) dalam wawancara dengan Russia Today menuturkan, "Tantangan-tantangan terkini di kawasan memaksa para pengambil keputusan di Teluk Persia untuk mengubah, dan mengaktifkan hubungan positif di antara negara-negara Teluk Persia, dan negara kawasan lain."
 
Ia menambahkan, "Seiring dengan berkurangnya perhatian Amerika Serikat terhadap kawasan, kita di negara-negara Teluk perlu mengevaluasi kembali strategi kita, dan menciptakan hubungan strategis dengan negara-negara besar semacam Turki, Iran dan Mesir, karena itu penting bagi kita."
 
Menurut mantan PM Qatar, "Barat menunjukkan demokrasi untuk tujuan-tujuan mulia, tapi kita menyaksikan tujuan-tujuan itu terkait dengan Israel, sehingga lewat tekanan di bidang demokrasi, ia menjadi perlindungan bagi Israel. Saya tidak menentang hubungan dengan Israel, saya menentang penyalahgunaan atas diri kita untuk menjalin hubungan dengan Israel."
 
"Iran dan Barat akan mencapai kesepakatan, oleh karena itu lebih baik kita di negara-negara Teluk berdialog dengan Iran, dan berinteraksi dengan Tehran berdasarkan apakah ketegangan AS terhadap Iran itu sebenarnya ada atau tidak. Dialog dengan Iran harus langsung, dan jelas, karena Iran ingin menjadikan Teluk Persia sebagai Danau Perdamaian," pungkasnya. (HS)

Tags