Nov 29, 2021 17:30 Asia/Jakarta
  • kabinet PM Naftali Bennett
    kabinet PM Naftali Bennett

Sebuah stasiun televisi rezim Zionis Israel secara terbuka mengungkap upaya total Tel Aviv untuk menyabotase, dan menggagalkan perundingan Iran dan Kelompok 4+1 di Wina.

Perundingan komisi bersama JCPOA dimulai hari ini, Senin (29/11/2021) di Hotel Palais Coburg, Wina, Austria antara Iran dan Kelompok 4+1 yaitu Jerman, Prancis, Rusia, Cina dan Inggris, ditambah koordinator Uni Eropa.
 
Bersamaan dengan dimulainya perundingan Wina, Israel juga memulai tekanan terhadap negara-negara besar yang hadir dalam perundingan Wina, dengan harapan bisa memaksa mereka untuk menggelar perundingan dengan syarat penangguhan proses pengayaan uranium Iran.
 
Media Israel mengabarkan, dalam perundingan Wina, delegasi AS juga turut hadir, tapi akan tidak ada pertemuan langsung dengan delegasi Iran.
 
Kanal 11 Israel mengutip seorang pejabat senior Eropa melaporkan, dari hari ke hari perundingan dengan Iran, dan peluang pencapaian kesepakatan semakin rumit.
 
Menurut TV Israel ini, kabinet Perdana Menteri Naftali Bennett tidak hanya menghalangi kembalinya AS ke JCPOA, bahkan mencegah dicapainya segala bentuk kesepakatan sementara atau periodik oleh para peserta perundingan Wina, dengan upaya diplomasi.
 
Kanal 11 menjelaskan, suara keras pemerintah Presiden Joe Biden terkait pentingnya interaksi untuk mencapai kesepakatan sementara yang melalui itu Iran menangguhkan aktivitas nuklirnya, dianggap sebagai sebuah opsi yang memungkinkan. (HS)

Tags