Nov 30, 2021 11:40 Asia/Jakarta
  • perundingan Wina
    perundingan Wina

Seorang mantan pejabat rezim Zionis Israel mengatakan, tidak seperti Iran, Amerika Serikat tidak punya kesabaran dan tekad dalam kebijakan-kebijakannya.

Dikutip Fox News, Senin (29/11/2021) Yoel Guzansky, mantan pejabat Israel, yang juga peneliti senior di Institut Studi Keamanan Nasional di Tel Aviv menuturkan, "Iran menunjukkan kesabaran, ketangguhan dan tekad. Maaf saya harus katakan bahwa orang-orang Amerika tidak menunjukkan hal itu, dan kita tidak punya banyak waktu."
 
Dalam beberapa minggu terakhir, Israel meningkatkan upayanya untuk menyabotase dan menggagalkan perundingan nuklir Iran di Wina, dan menggunakan semua cara untuk menciptakan pandangan negatif terhadap Iran.
 
Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid saat bertemu sejawatnya dari Inggris mengatakan, "Orang-orang Iran datang ke perundingan Wina hanya untuk satu tujuan, dan itu adalah pencabutan sanksi. Mereka perlu uang, untuk Hizbullah, untuk IRGC, untuk jaringan teroris dunia, dan untuk melanjutkan persaingan senjata nuklir."
 
Realitasnya Iran adalah anggota resmi Traktat Non-Proliferasi Nuklir, NPT, dan aktivitas nuklirnya selalu diawasi oleh Badan Energi Atom Internasional, IAEA, sementara Israel selalu menolak masuk NPT, padahal memiliki banyak hulu ledak nuklir, dan setiap hari melakukan penindasan terhadap rakyat Palestina, serta menyerang negara lain seperti Suriah. (HS)

Tags