Des 01, 2021 17:34 Asia/Jakarta
  • uranium Iran
    uranium Iran

Surat kabar rezim Zionis Israel menyebut strategi yang menekankan pentingnya upaya meningkatkan sanksi terhadap Iran, gagal. Menurutnya, sanksi-sanksi setelah empat dekade tidak berpengaruh pada Iran.

Haaretz, Rabu (1/12/2021) memuat artikel Zvi Bar'el yang menulis, "Ketika kebijakan-kebijakan tekanan Israel gagal bahkan di Jalur Gaza, lalu mengapa berharap kebijakan serupa berhasil terhadap negara besar semacam Iran."
 
Ditambahkannya, "Israel mengumumkan bahwa strategi keras terhadap perundingan nuklir Iran, pentingnya melanjutkan sanksi ketat, dan penentangan atas pemerasan Iran, adalah instrumen vital dan efektif untuk memaksa Iran mundur dari program nuklir. Ini adalah strategi tetap Israel, tapi sekarang sudah kedaluwarsa."
 
Menurut Zvi Bar'el, desakan untuk menerapkan sanksi telah menunjukkan Iran sebagai sebuah negara rasional yang akan terpaksa melakukan sesuatu hanya karena pertimbangan biaya dan manfaat. Dengan gambaran ini, krisis ekonomi yang melanda Iran, dan isolasi negara ini di dunia, merupakan faktor-faktor yang diharapkan akan mendorong Iran menandatangani kesepakatan, dan menghasilkan keyakinan bahwa negara ini tidak akan memproduksi bom atom.
 
Ia menegaskan, Israel mendesak peningkatan sanksi atas Iran karena tidak percaya pada kesepakatan nuklir, dan kemampuannya mencegah program nuklir Iran. (HS) 

Tags