Des 02, 2021 16:43 Asia/Jakarta
  • Golan yang diduduki rezim Zionis
    Golan yang diduduki rezim Zionis

Majelis Umum PBB kembali menyerukan penarikan penuh rezim Zionis dari dataran tinggi Golan Suriah yang didudukinya.

Majelis Umum PBB hari ini, Kamis (2/12/2021) menyatakan bahwa keputusan Israel pada 14 Desember 1981 yang memberlakukan hukum dan kedaulatannya di wilayah Golan Suriah yang diduduki adalah tidak sah dan tidak memiliki legitimasi. Sebab, resolusi Dewan Keamanan PBB no. 497 pada tahun 1981 menekankan perlunya Israel untuk keluar dari seluruh dataran tinggi Golan Suriah yang diduduki pada tanggal 4 Juni 1967.

Sebanyak 94 negara memberikan suara mendukung resolusi tersebut, dan 69 negara abstain.

“Ketidakmampuan PBB untuk mengimplementasikan resolusinya mendorong rezim pendudukan Israel untuk melanjutkan tindakan agresifnya terhadap warga Suriah di Dataran Tinggi Golan Suriah yang didudukinya,” kata Bassam Sabbagh, Wakil Tetap Suriah untuk PBB dalam pidatonya di Majelis Umum PBB. 

"Suriah menyerukan supaya PBB mengambil tindakan tegas dan segera untuk mengimplementasikan keputusannya guna memastikan diakhirinya pendudukan Dataran Tinggi Golan di Suriah dan tanah Arab lainnya oleh rezim Zionis," tegasnya.

Sabbagh juga menekankan hak Suriah untuk merebut kembali seluruh Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki rezim Zionis, dan tidak tunduk pada negosiasi, serta keputusan ini tidak akan pernah dicabut dari waktu ke waktu.(PH)

Tags