Des 07, 2021 18:31 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Yahya Saree.
    Brigadir Jenderal Yahya Saree.

Pasukan Yaman melaksanakan Operasi 7 Desember terhadap sasaran militer dan target vital di Arab Saudi sebagai balasan atas meningkatnya kejahatan koalisi Saudi.

"Merespons kejahatan koalisi Saudi-Amerika terhadap rakyat Yaman, pasukan kami melakukan operasi militer yang menargetkan sejumlah sasaran militer musuh di Riyadh, Jeddah, Taif, Jizan, Najran, dan Asir," kata juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree, seperti dikutip IRNA, Selasa (7/12/2021).

Dia menjelaskan Operasi 7 Desember dilakukan dengan sejumlah rudal balistik dan 25 drone.

"Enam drone Sammad-3 dan sejumlah rudal Zulfiqar menargetkan Kementerian Pertahanan Saudi, Bandara King Khalid, dan target militer lainnya di Riyadh, enam drone Sammad-2 dan Sammad-3 menargetkan Pangkalan Udara King Fahd di Taif dan Aramco di Jeddah, sementara lima drone Sammad-1 dan Sammad-2 menyerang situs militer di Abha, Jizan, dan Asir. Delapan drone Qasef-2K dan sejumlah besar rudal balistik menargetkan situs vital dan penting di Abha, Jizan, dan Najran,” ungkap Brigjen Saree.

Dia menegaskan kami akan menghadapi serangan dengan serangan, dan kami akan melakukan lebih banyak operasi militer sebagai tanggapan atas agresi dan blokade yang terus berlanjut.

Arab Saudi, yang didukung oleh AS dan kekuatan utama Barat lainnya, melancarkan agresi ke Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan memulihkan kekuasaan Mansour Hadi dan menghancurkan Gerakan Ansarullah.

Koalisi Saudi-Amerika baru-baru ini meningkatkan kejahatannya terhadap warga sipil Yaman di berbagai provinsi di tengah sikap pasif masyarakat internasional. (RM)

Tags