Des 08, 2021 15:17 Asia/Jakarta
  • Mohammad Shtayyeh.
    Mohammad Shtayyeh.

Perdana Menteri Otoritas Palestina meminta masyarakat internasional untuk menyelidiki penimbunan limbah nuklir dan kimia oleh rezim Zionis di wilayah Palestina.

Hal itu disampaikan Mohammad Shtayyeh dalam sebuah pertemuan tentang perubahan iklim di kota Ramallah, Palestina, Rabu (8/12/2021).

"Akibat penimbunan limbah nuklir dan keberadaan pembangkit listrik nuklir di dekat wilayah selatan al-Khalil, daerah ini mencatat angka tertinggi penderita kanker di Palestina," ujarnya seperti dikutip laman Elnashra.

Dia menambahkan penimbunan limbah nuklir dan kimia oleh Israel merupakan ancaman bagi lingkungan dan kesehatan warga Palestina.

"Meskipun diambil langkah-langkah untuk melindungi lingkungan, namun rezim Zionis tetap melanjutkan upaya biasnya untuk menghancurkan lingkungan," kata Perdana Menteri Palestina.

Menurut laporan yang dirilis oleh Badan Perlindungan Lingkungan Palestina, rezim penjajah memiliki 98 tempat pembuangan limbah nuklir di Tepi Barat yang diduduki.

Israel mengubur limbah berbahaya seperti minyak bekas pakai, limbah kimia, dan limbah elektronik di Palestina, yang merupakan ancaman jangka panjang bagi lingkungan Palestina dan warganya. (RM)

Tags