Des 25, 2021 21:11 Asia/Jakarta
  • Menlu Israel Yair Lapid
    Menlu Israel Yair Lapid

Menteri Luar Negeri rezim Zionis Israel dalam wawancara dengan media Jerman, menyampaikan empat program darurat untuk menghadapi Iran.

Yair Lapid dalam wawancara dengan surat kabar Die Welt, Jumat (24/12/2021) mendesak sebuah program darurat untuk menghadapi Iran jika Perundingan Wina gagal.
 
Menurut Menlu Israel, program darurat untuk mengantisipasi kegagalan Perundingan Wina meliputi langkah militer, ekonomi, politik, dan diplomatik terhadap Iran.
 
"Program darurat ini meliputi kombinasi dari empat instrumen yang akan menjelaskan kepada Iran bahwa tidak ada opsi lain selain menyingkirkan tujuan-tujuan nuklirnya yang ilegal," imbuh Lapid.
 
Ia menegaskan, "Program darurat tersebut harus mencakup peningkatan sanksi ekonomi, pengucilan secara diplomatik, dan politik Iran."
 
Pada saat yang sama Yair Lapid begitu mencemaskan kemajuan dalam Perundingan Wina, dan mengabarkan pembentukan sebuah aliansi baru anti-Iran di kawasan Asia Barat.
 
"Republik Islam Iran harus memahami masalah ini bahwa sekarang tengah terbentuk sebuah aliansi baru di kawasan yang menentang terorisme Iran, dan mendambakan kesejahteraan masyarakat," katanya.
 
Menlu Israel menegaskan, "Sebuah ancaman militer kredibel harus tersedia di atas meja. Jika Iran mengira dunia tidak punya niat serius untuk menghentikan dirinya, maka Tehran akan berusaha memproduksi bom. Kami harus memperjelas masalah ini kepada Iran, dunia tidak akan membiarkan hal ini." (HS)  

Tags