Jan 09, 2022 21:01 Asia/Jakarta
  • rudal Patriot
    rudal Patriot

Surat kabar Financial Times mengabarkan keputusan Arab Saudi meminta bantuan negara-negara kawasan untuk memperkuat pertahanan udaranya karena cadangan rudal Patriot menipis, sementara serangan rudal Yaman semakin gencar.

Financial Times, Minggu (9/1/2022) melaporkan, semakin gencarnya serangan rudal dan drone Ansarullah, memaksa Saudi meminta bantuan negara-negara kawasan untuk mengisi cadangan rudal jelajah Patriot miliknya yang terus menipis.
 
Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan, pemerintah Presiden Joe Biden mendukung upaya memasok rudal dari negara-negara kawasan, karena muncul kekhawatiran cadangan Patriot milik Saudi, akan habis dalam beberapa bulan ke depan mengingat intensitas serangan Houthi ke negara itu.
.
Oleh karena itu, katanya, rudal-rudal yang dibutuhkan Arab Saudi harus segera didatangkan dari negara-negara kawasan lain.
 
Kepada Financial Times, pejabat AS itu menuturkan, "Ini situasi darurat. Kebutuhan rudal ini bisa dipasok dari lokasi-lokasi lain di Teluk Persia, dan kami sedang mengerjakannya. Mungkin ini pilihan paling cepat daripada harus membeli senjata dari AS." (HS)

Tags