Jan 16, 2022 18:09 Asia/Jakarta
  • Investasi Asing di Saudi Merosot, WSJ Ungkap Penyebabnya

Sebuah surat kabar Amerika melaporkan penurunan tajam investasi asing di Arab Saudi dan pukulan berat perusahaan-perusahaan Amerika terhadap Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

The Wall Street Journal dalam sebuah artikel yang dimuat Sabtu (15/1/2022) tentang penurunan drastis investasi asing di Arab Saudi, menyebut iklim investasi di Arab Saudi tidak menguntungkan bagi investor asing.

Artikel tersebut menyatakan bahwa Arab Saudi telah menarik perusahaan terbaik di dunia untuk mendiversifikasi perekonomiannya. Tetapi  upaya Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman pada tahun 2016 justru membuat iklim bisnis memburuk dan investor sangat khawatir untuk berinvestasi di negara yang kaya minyak itu.

Artikel tersebut juga membahas fakta bahwa perusahaan seperti Uber Technology, General Electric dan beberapa perusahaan asing lainnya di Arab Saudi terkena biaya pajak tinggi, yang mencapai puluhan juta dolar.

Situasi tersebut menyebabkan banyak perusahaan asing mengurangi operasi mereka di Arab Saudi atau menunda rencana investasi dan pengembangannya.

Di sisi lain, Kementerian Penanaman Modal Saudi mengungkapkan peningkatan biaya 250 persen per tahun dalam perizinan untuk investor baru pada tahun 2021, dan mengklaim minat investor asing di negara ini masih tinggi.

Menjalarnya korupsi di Arab Saudi, dengan keterlibatan para pangeran dan pejabat senior rezim Al-Saud, merupakan hambatan utama untuk menarik investasi asing.

Banyak perusahaan multinasional yang beroperasi di Arab Saudi juga mengalami masalah pajak, karena kurangnya transparansi, kompatibilitas, dan prosedur hukum dibandingkan dengan negara lain tempat mereka berinvestasi.(PH)

Tags