Jan 19, 2022 16:56 Asia/Jakarta
  • Ansarullah, Yaman
    Ansarullah, Yaman

Anggota Biro Politik Ansarullah Yaman mengatakan, rezim Zionis Israel yang takut menyaksikan operasi "Badai Yaman" ke Abu Dhabi, bagaimana mungkin bisa menjamin dukungan atas Uni Emirat Arab.

Ali Al Qahoum dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Mayadeen, Selasa (18/1/2022) menuturkan, "Seluruh pergerakan Israel berada di bawah pengawasan Yaman, dan kami siap membalas setiap serangan."
 
Ia menambahkan, "Uni Emirat Arab mengira akan dilindungi oleh Amerika Serikat dan Israel, padahal negara ini telah berubah menjadi sebuah target."
 
Ali Al Qahoum menjelaskan, "UEA dan Arab Saudi mendukung ISIS dan Al Qaeda dalam perang Yaman. Balasan kami tidak akan berhenti pada serangan ke Abu Dhabi, opsi kami tak terbatas, dan kami punya bank data target. Kami terus mengawasi target-target sensitif di Saudi dan UEA, dan kami akan melindungi rakyat Yaman dari semua agresor."
 
Menurut anggota Ansarullah ini, operasi "Badai Yaman" yang dilancarkan ke UEA menyasar target-target ekonomi. Ia menegaskan, rakyat Yaman tidak akan mati kelaparan, UEA dan Saudi akan kembali menjadi target serangan.
 
"Israel takut dihantam rudal-rudal kami, tentu balasan bagi Israel sudah disiapkan. Kami mengamati pergerakan Israel di kawasan, dan Israel harus takut pada Yaman Besar," imbuhnya.
 
Ali Al Qahoum menegaskan, "Perang bukan wisata, AS dan UEA harus tahu ini. UEA dan Saudi tidak akan keluar dari Yaman, selama AS tidak menghendaki, dan kami akan melawan proyek AS sekuat tenaga." (HS)

Tags