Jan 23, 2022 18:35 Asia/Jakarta
  • Menhan Irak Juma Inad Saadoun.
    Menhan Irak Juma Inad Saadoun.

Menteri Pertahanan Irak berkata kepada rakyat dan angkatan bersenjata negaranya bahwa kondisi kelompok teroris Daesh tidak sama seperti pada tahun 2014.

Menhan Irak Juma Inad Saadoun mengatakan pada Minggu (23/1/2022) bahwa kemampuan musuh tidak boleh diremehkan, dan ini merupakan sebuah prinsip dasar intelijen, tetapi saya tekankan bahwa para teroris yang beroperasi di lapangan jumlahnya kecil dan membawa senjata-senjata biasa, termasuk senapan dan senjata sniper.

"Sebelum 2014, musuh terorganisir secara kuat di dalam dan di luar Irak, dan unit-unit rahasianya juga dipersenjatai dengan sabuk peledak dan artileri berat serta peralatan lainnya, tetapi unit-unit ini sekarang berjumlah kecil dan tidak bersenjata," tambahnya seperti dilaporkan kantor berita Irak (NINA).

Saadoun menuturkan perbatasan Irak-Suriah juga terpantau dengan baik dan kami mengikuti peristiwa yang terjadi di sebuah penjara di al-Hasakah.

Sejumlah teroris Daesh menyerang markas militer Irak di Provinsi Diyala pada hari Jumat. Serangan itu menewaskan 11 tentara, termasuk seorang perwira berpangkat letnan.

Pada hari Sabtu, teroris Daesh menguasai banyak bagian di penjara al-Sina'a di Provinsi al-Hasakah, Suriah. Para tahanan mencoba melarikan diri dengan berbagai cara dan terlibat bentrokan dengan Pasukan Demokratik Kurdi Suriah. (RM)

Tags