Jan 24, 2022 12:28 Asia/Jakarta
  • Hamas Tolak Usulan Baru Rezim Zionis

Anggota biro politik Hamas menekankan bahwa rezim Zionis harus membuat konsesi untuk gencatan senjata, dan bahwa setiap gencatan senjata akan bersifat sementara.

Kantor Berita Sama melaporkan, Mousa Abu Marzouk, anggota biro politik  Hamas hari Minggu (23/1/2022) mengatakan, "Selama rezim Zionis terus menghindari  implementasi kewajibannya, kami tidak akan menerima penundaan apa pun,".

"Hamas akan melakukan rekonstruksi Gaza dan mematahkan blokade di daerah ini. Israel harus menerima kemungkinan skenario balas dalam menghadapi penundaan rekonstruksi," ujar Abu Marzouk.

"Hamas tidak menerima masalah tahanan dikaitkan dengan isu lain, dan terus bekerja untuk mengatasi krisis di Jalur Gaza dan mengurangi masalah yang menimpa rakyat Palestina," tegasnya.

Abu Marzouq menekankan bahwa rezim Zionis tidak dapat membuat keputusan untuk memajukan masalah pertukaran tahanan. 

Rezim Zionis terpaksa menangguhkan serangannya di Jalur Gaza setelah kalah dalam perang di jalur Gaza menghadapi gerakan perlawanan Palestina.

Tel Aviv berupaya mengaitkan masalah tahanan dengan proses rekonstruksi di Gaza, tapi Hamas menekankan bahwa pertukaran tahanan adalah proses independen dan tuntutan kelompok perlawanan Gaza harus dipenuhi.(PH)

Tags