Feb 03, 2022 15:34 Asia/Jakarta
  • Salah satu kapal tanker Yaman yang disita oleh Arab Saudi.
    Salah satu kapal tanker Yaman yang disita oleh Arab Saudi.

Juru bicara perusahaan minyak nasional Yaman membantah kabar yang disampaikan oleh koalisi Arab Saudi bahwa kapal tanker Yaman telah dibebaskan.

Rezim Saudi masih menahan tujuh kapal yang membawa bahan bakar ke Yaman meskipun ada izin dari badan-badan internasional. Sebuah sumber mengklaim pada Rabu (2/2/2022) bahwa Riyadh telah membebaskan beberapa kapal tanker yang disita.

Jubir perusahaan minyak nasional Yaman, Essam al-Mutawakil mengatakan semua kapal, terutama kapal tanker Sea Adoreoil, masih ditahan di lepas pantai Jizan di barat daya Arab Saudi.

"Laporan media tentang pembebasan beberapa kapal tanker Yaman, tidak benar," tegasnya seperti dilaporkan Farsnews.

Sementara itu, direktur eksekutif perusahaan minyak Yaman, Ammar al-Azrai mengatakan rakyat Yaman menghadapi krisis bahan bakar terburuk.

"Semua sektor di negara ini, termasuk fasilitas kesehatan, lumpuh setelah rezim Saudi menyita kapal-kapal pengangkut bahan bakar," ujarnya.

Koalisi Saudi mencegah masuknya produk turunan minyak ke pelabuhan al-Hudaydah, sebelah barat Yaman.

Yaman menghadapi kekurangan bahan bakar, makanan, dan peralatan medis yang parah sejak serangan dan blokade yang dilakukan koalisi Saudi pada Maret 2015. (RM)

Tags