Feb 18, 2022 23:20 Asia/Jakarta
  • Drone.
    Drone.

Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah) menyatakan bahwa pihaknya telah menerbangkan drone bernama Hassan untuk misi pengintaian di wilayah Palestina yang diduduki oleh rezim Zionis Israel.

Sumber-sumber media pada hari Jumat (18/2/2022) melaporkan suara sirene terdengar di beberapa bagian di wilayah Palestina pendudukan (Israel) setelah satu atau dua drone memasuki zona udara bagian utara wilayah Palestina pendudukan, terutama di al-Jalil.

Menurut jaringan al-Mayadeen, Hizbullah Lebanon pada Jumat sore mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa sebuah pesawat tanpa awak jenis Hassan (untuk mengenang Syahid Hassan al-Laqqis) diterbangkan di 70 kilometer wilayah Palestina pendudukan selama 40 menit, dan kembali ke pusatnya di Lebanon dengan selamat setelah operasi pengintaian yang terperinci berhasil dilakukan.

Hizbullah menegaskan, meski musuh (Israel) memiliki beragam peralatan pencegatan, namun pesawat tak berawak itu telah kembali ke pusatnya dengan aman setelah melakukan misi yang sukses.

Rezim Zionis dalam penyataannya pada hari Jumat telah mengakui pihaknya tidak mampu mencegat pesawat tak berawak yang menyusup dari wilayah Lebanon ke wilayah pendudukan Palestina meski memiliki semua fasilitas pencegatan seperti Iron Dome (kubah besi), pesawat tempur dan helikopter.

Penyusupan drone jauh ke dalam wilayah Palestina yang diduduki rezim Zionis sekali lagi membuktikan inefisiensi sistem pertahanan udara andalan Israel yang disebut Iron Dome. (RA)

Tags