Feb 22, 2022 14:30 Asia/Jakarta
  • Kemlu Bahrain Ungkap Alasan Kehadiran Personil Mossad di Negaranya

Wakil Menteri Luar Negeri Bahrain mengumumkan kehadiran personil Dinas Intelejen Rezim Zionis, Mossad di negaranya.

Televisi Al-Mayadeen melaporkan, Wakil Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullah bin Ahmed Al-Khalifa hari Senin (21/2/2022) mengatakan bahwa Mossad hadir di Bahrain sebagai bagian dari kerja sama keamanan dan intelijen dengan antara negaranya dengan rezim Zionis.

"Personil Mossad hadir di negara ini sebagai bagian dari kerja sama keamanan antara Bahrain dan Israel yang mengarah pada upaya mewujudkan keamanan dan stabilitas yang lebih besar. Kerja sama keamanan dan intelijen dengan Israel juga merupakan bagian dari kemitraan kami," ujar Wakil Menlu Bahrain.

Pejabat tinggi Israel, termasuk Perdana Menteri Rezim Zionis Naftali Bennett dan Menteri Perang Israel Benny Gantz, baru-baru ini mengunjungi ibu kota Bahrain, Manama.

Menteri Perang Israel telah menandatangani perjanjian keamanan dengan Manama selama pertemuan dengan timpalannya dari Bahrain, Abdullah bin Hassan Al-Naimi.

Perjanjian yang ditandatangani pertama kali sejak normalisasi hubungan kedua belah pihak pada 11 September 2020 itu akan meningkatkan kerja sama keamanan strategis antara Bahrain dan Tel Aviv.

Bahrain dan rezim Zionis secara resmi menandatangani perjanjian normalisasi di Gedung Putih pada 15 September 2020, melalui mediasi mantan Presiden AS Donald Trump.

Kompromi itu terjadi di saat ribuan warga Bahrain turun ke jalan Jumat sore lalu untuk mengutuk kunjungan pejabat Israel ke negaranya.(PH)

Tags