Mar 13, 2022 10:32 Asia/Jakarta

Media Irak mengabarkan serangan puluhan roket dan rudal ke sejumlah target di kota Erbil, Wilayah Kurdistan, Irak.

"Dua pangkalan latihan canggih milik Mossad, rezim Zionis Israel di Erbil, utara Irak diserang rudal-rudal balistik. Saat serangan terjadi sistem pertahanan udara Amerika Serikat, Patriot 1 dan 2 ditempatkan di lokasi, namun tidak bekerja. " tulis Sabereen News, Minggu (13/3/2022) dinihari.
 
Sabereen News menambahkan, serangan puluhan rudal mengguncang kota Erbil, dan menyebabkan sirene bahaya di dekat pangkalan militer Al Harir, bandara Erbil dan kompleks Salahuddin, berbunyi.
 
Menurut Sabereen News, puluhan rudal menghantam kompleks Zirin di Provinsi Erbil, dan 12 rudal menghantam sebuah pangkalan militer di Erbil.
 

 

Pesawat-pesawat militer AS terbang di atas kota Erbil, dan aktivitas penerbangan sipil di wilayah itu terhenti. Kebakaran terjadi di sebuah pangkalan militer dekat Bandara Erbil, dan sirene bahaya berbunyi di Konsulat AS di Erbil.
 
"14 roket 122 milimeter Grad menghantam pangkalan militer di dekat Bandara Erbil. Posisi penjajah dihujani roket Grad," tulis Sabereen News.
 
Ditambahkannya, pangkalan militer tersebut diserang oleh rudal balistik juga, setidaknya empat rudal balistik menghancurkan target militer di Erbil.
 

 

Stasiun televisi Al Jazeera melaporkan, gedung baru Konsulat Amerika Serikat di Erbil menjadi sasaran serangan rudal. Menurut Sabereen News, enam rudal balistik dari tipe Fateh 110 menghantam gedung ini.
 
Sabereen News juga mengabarkan terjadinya penembakan beruntun dari langit kota Erbil setelah tersiar kabar tentang terbangnya drone tak dikenal. Dari wilayah Sulaimaniyah, di utara Irak juga terdengar suara ledakan. (HS)

Tags