Mar 25, 2022 17:45 Asia/Jakarta
  • Tanker Yaman, Safer.
    Tanker Yaman, Safer.

Juru bicara Kementerian Perminyakan Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman Amin al-Sharfi mengatakan, Arab Saudi telah melakukan pembajakan dengan cara menyita kapal-kapal yang membawa bahan bakar Yaman.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah menyita kapal-kapal Yaman yang membawa bahan bakar dan menyebabkan kelangkaan bahan bakar di negara ini. Kelangkaan bahan bakar di Yaman telah mengancam sektor kesehatan dan meningkatkan risiko bencana kemanusiaan di negara ini.

"Penyitaan kapal-kapal pengangkut bahan bakar Yaman telah menciptakan banyak masalah bagi warga negara ini. Tampaknya Arab Saudi menikmati penderitaan rakyat Yaman akibat kelangkaan bahan bakar," kata Amin dalam pernyataannya pada hari Kamis (24/3/2022) seperti dilansir al-Masirah.

Dia menambahkan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menutupi pembajakan kapal-kapal Yaman yang dilakukan Arab Saudi.

"Meskipun Sanaa telah mengajukan tuntutan berulang kali, namun Utusan Khusus PBB untuk Yaman sejauh ini tidak mengambil tindakan apa pun untuk membebaskan kapal-kapal pembawa bahan bakar yang disita, dan dia hanya memberikan janji," pungkasnya.

Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain, telah melancarkan invasi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, laut dan udara.

Agresi militer pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi sejauh ini telah menewaskan lebih dari 16.000 warga Yaman, melukai puluhan ribu lainnya dan membuat jutaan warga negara ini terlantar. (RA)

Tags