Apr 24, 2022 19:13 Asia/Jakarta
  • kelompok perlawanan Palestina
    kelompok perlawanan Palestina

Anggota Biro Politik Gerakan Jihad Islam Palestina mengumumkan kesiapan kelompok perlawanan Palestina untuk menghadapi lebih serius Rezim Zionis, demi melindungi Masjid Al Aqsa.

Baitul Maqdis dan pelataran Masjid Al Aqsa sejak hari Jumat, 15 April 2022 menjadi arena bentrokan paling keras sejak setahun terakhir antara pasukan Rezim Zionis dan warga Palestina. Bentrokan itu menyebabkan 350 warga Palestina terluka, dan 400 lainnya ditangkap.

Kelompok perlawanan di Jalur Gaza merespon kejahatan pasukan Rezim Zionis terhadap warga Palestina di Masjid Al Aqsa dan Al Quds. Untuk pertama kalinya mereka menggunakan rudal panggul anti-pesawat untuk menghadapi serangan udara jet tempur Israel.

Hari Jumat dan Sabtu malam lalu, kelompok perlawanan menembakan sejumlah roket ke distrik-distrik Zionis di sekitar Jalur Gaza.

Jihad Islam mengumumkan, para pelindung Masjid Al Aqsa dan Al Quds mengetahui bahwa kelompok perlawanan di Gaza, dan si seluruh wilayah Palestina tidak akan pernah diam, dan mengamati sepenuhnya aksi Israel, serta akan membalas di waktu yang tepat.

Menurut Jihad Islam, hari ini opsi perlawanan untuk menghadapi agresi Rezim Zionis sangat realistis, dan hak rakyat Palestina sampai kapan pun tidak pernah bisa diabaikan.

"Perilaku Israel yang bermain api ini akan mendapat api balasan dari rakyat Palestina, di semua arena," pungkasnya. (HS)

Tags