May 09, 2022 15:59 Asia/Jakarta
  • Presiden Suriah dan Rahbar Iran
    Presiden Suriah dan Rahbar Iran

Media Rezim Zionis menyebut lawatan Presiden Suriah ke Iran, sebagai kejadian yang langka, dan itu menunjukkan aliansi yang lebih kuat antara Tehran dan Damaskus.

Stasiun televisi Israel, KAN 11, Minggu (8/5/2022) terkait lawatan Presiden Suriah Bashar Al Assad ke Iran baru-baru ini mengakui bahwa kunjungan tersebut adalah peristiwa yang jarang terjadi.
 
"Kita tidak bisa menyaksikan kejadian ini terulang setiap hari. Presiden Suriah melakukan lawatan langka ke Tehran, dan keluar dari Damaskus. Lawatan ini tidak pernah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Dapat disimpulkan bahwa ini adalah kali kedua sejak pecahnya perang, ia berkunjung ke Iran," papar KAN 11.
 
Ditambahkannya, "Presiden Suriah mendapat sambutan hangat pejabat senior Iran, dan dalam pertemuan dengan Rahbar Iran, Assad mengatakan bahwa hubungan strategis dua negara telah mencegah Israel menguasai kawasan, dan hubungan ini harus diperkuat."
 
Presiden Iran, imbuhnya, terkait serangan-serangan Israel terhadap Bashar Al Assad mengatakan, ancaman-ancaman Israel harus dikaji, dan kekuatan pencegahan harus diperkuat.
 
"Lawatan Assad ke Iran dilakukan kurang dari dua bulan setelah kunjungannya ke Uni Ermirat Arab, kawan baru kita di Teluk Persia. Lawatan yang membuktikan terbukanya lembaran baru dalam hubungan Assad dengan negara kawasan, karena negara-negara ini sebelumya berusaha menggulingkan Assad dari kursi Presiden Suriah," pungkasnya. (HS) 

Tags